Home Industri Unik

Feature 
Home Industri Unik
Pengolahan Limbah Pabrik menjadi Produk berharga

Kp Ceuri Desa Mekarsari Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung ini,  terkenal dengan daerah yang banyak pesawahan dan pabrik pabrik industri kain. Masyarakat disini sebagaian besar bekerja sebagai petani dan buruh pabrik, berbeda dengan Robi, ia membuka usaha limbah pabrik yaitu megubah benang benang pabrik yang gagal di produksi. Dari tangan ia lah limbah ini kembali didaur ulang menjadi benang yang jadi layak pakai lagi.


Awal mula ia memulai usaha ini pada tahun 2003 , karena ia tertarik dengan teman temannya yang sukses dibidang ini. Untuk modal awal ia menghabiskan 75juta. Akan tetapi untuk mengawali usahanya ini Ia tidak belajar dari teman temannya melainkan ia belajar sendiri. Dari mulai ia tertipu membeli bahan bahan sampai tertipu konsumen sudah menjadi konsumsi ia sehari hari. Akan tetapi, kejadian kejadian itu menjadi pengalaman yang membuat ia tahu akan barang yang bagus hingga barang yang kurang baik. “modal awal saya ambil dari tabungan 75juta, dari uang 75juta ini saya membeli bahan bahan dan hampir 50persen tertipu tetapi dengan kejadian ini saya jadikan pengalaman dan saya akhirnya mengetahui kualitas kualitas bahan yang saya olah “ ujar Robi.

 Dalam usahanya ini Robi memperoleh omset  8 juta hingga 9 juta  rupiah perbulan. Dengan di bantu dengan 3 karyawannya Robi membuat benang limbah ini menjadi benang yang layak pakai lagi. Tidak hanya benang, dari mulai berbagai jenis majun , kardus bekas , kones , longsong dan drum (tong) diproduksi di home industri ini. Barang barang yang ada di home industri ini tidak jauh berbeda dengan home industri benang lainnya akan tetapi , barang yang ada di perusahaan kecil Robi ini sangat bagus dan sangat apik dalam kemasan ataupun dalam penyortirannya.

Misalnya, untuk majun dalam pengolahannya majun yang masih bagus akan dipisahkan dengan majun yang kurang bagus dengan cara disortir beberapa kali sehingga bisa layak pakai. dan home industri Robi ini tidak legal karena sudah terdaftar dalam SIUP tidak seperti home industri benang lainnya yang hanya memiliki SUP saja. Harga barang yang dihome industry Robi  sangat bervarian, dari mulai harga perkilo katun Rp 9000 ,  Majun Pilamen Rp 6000 , Majun Poliester atau Majun  Woli Rp 5500, Majun katun warna Rp 2300 dan harga bijian dus sampah Rp 4200 dan  kones sampah Rp 1300 perbijinya . Adapun untuk kones bijian yang kualitasnya bagus Robi mematok harga mulai dari Rp 150 hingga Rp 450 dan untuk Drum (tong) sendiri Rp 77000.harga ini tentunya tidak tetap tetapi mengikuti harga pasar dan bisa nego.

Untuk penjualan sendiri, Robi tidak meyerahkan kepada karyawannya melainkan ia terjun sendiri menjual barang olahannya  dari mulai ke pabrik pabrik dan pengepul didaerahnya hingga keluar . “ alhamduliah, penjualan hingga saat ini saya yang mengang dari mulai pabrik pabrik didaerah ini hingga luar kota “ tutur Robi.   

Pasang surut dari pekerjaan yang ia hadapi sudah menjadi hal yang biasa ia jalani hingga akhirnya ia menjadi sukses hingga saat ini . Dari hasil kerja kerasnya ini mengolah bahan limbah pabrik menjadi bahan bagus lagi Robi bisa hidup berkecukupan misalnya bisa membuat rumah , membeli kendaraan dan bisa menyekolahkan anak anaknya.

Asep Saepuloh

Related Post



Poskan Komentar